Potensi Bahan Organik Sebagai Pengatur Kelembaban Udara Pada Bangunan Di Daerah Tropis Lembab

Putri Herlia Pramitasari

Abstract


Kelembaban udara yang tinggi pada daerah beriklim tropis lembab berpengaruh terhadap lingkungan termal bangunan, terutama lingkungan termal ruang dalam. Sementara itu, penggunaan jenis bahan sangat berpengaruh terhadap daya serap uap air dalam ruang. Pemilihan material, khususnya material berpori memiliki kemampuan higroskopisitas (absorbsi dan desorbsi uap air) yang harus dipertimbangkan. Oleh karena itu, pemanfaatan bahan organik yang banyak dijumpai di Indonesia, yaitu sabut kelapa, gambas kering, dan ijuk dikaji lebih lanjut terkait kinerja higroskopisitas dan pengaruhnya terhadap kenyamanan termal. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental berupa uji model fisik melalui observasi lapangan. Hasil penelitian didapatkan bahwa bahan organik sangat potensial dijadikan sebagai penyerap kelembaban udara pada ruang dalam bangunan, terutama pada pukul 16.00-06.00.

Kata kunci: Bahan organik, absorbsi dan desorbsi, kelembaban udara

Full Text:

XML


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.ruas.2016.014.01.6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.